This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 28 Agustus 2018

JURUSAN MANAJEMEN ZAKAT DAN WAKAF LAKSANAKAN KULIAH UMUM DENGAN TEMA: WAKAF SEBAGAI KEKUATAN EKONOMI UMAT



Jurusan Manajemen Zakat dan Wakaf (MAZAWA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Batusangkar kembali menyelenggarakan kuliah umum. Hal ini selaras dengan tri dharma perguruan tinggi. Perguruan tinggi berupaya mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi agar dapat  menciptakan manusia yang memiliki daya saing dengan berlandaskan kepada syariat agama. Oleh sebab itu jurusan Manajemen Zakat dan Wakaf menyelenggarakan kuliah umum dengan mendatangkan narasumber narasumber berkualitas sesuai dengan bidang ilmunya. Kuliah umum ini dilaksanakan pada selasa 28 Agustus 2018 di Auditorium lantai 3  Fakultas ekonomi  IAIN Batusangkar dengan narasumber Dr. H. Alimin Lc, M.Ag  yang merupakan dewan pakar BWI Sumbar. Turut hadir pada acara ini yaitu Dekan FEBI, Wakil Dekan FEBI, Ketua Jurusan Selingkup FEBI, dosen dan karyawan, serta mahasiswa dari jurusan Manajemen Zakat dan Wakaf, Manajemen Syariah Dan Jurusan Ekonomi Syariah, Pariwisata Syariah yang sedang mengikuti mata kuliah zakat dan wakaf.



Wakaf sebagai kekuatan ekonomi umat menjadi pembahasan yang menarik yang diangkat oleh bapak Alimin. Karena wakaf sangat berperan dalam membangun ekonomi umat yang di masa sekarang masih minim pemahaman masyarakat mengenai wakaf. Bapak Dr. H. Alimin, Lc., M.Ag. membahas tentang apa itu wakaf, lembaga-lembaga yang mengurusi wakaf dan bidang wakaf, pentingnya wakaf serta tata cara perwakafan. Keberhasilan Al-ahzar kairo Mesir dalam mengelolah wakaf sehingga bermanfaat untuk umat. 
Ketua Jurusan MAZAWA Widi Nopiardo, MA mengatakan bahwa  acara kuliah umum ini diharapkan meningkatkan pemahaman mahasiswa  mengenai wakaf sehingga bisa berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai wakaf. (Kajur Mazawa/ Widi Nopiardo)

Senin, 23 April 2018

ANGGOTA BAZNAS PUSAT BERI KULIAH UMUM DI JURUSAN MANAJEMEN ZAKAT DAN WAKAF FEBI IAIN BATUSANGKAR


Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Batusangkar kembali menyelenggarakan kuliah umum, pada kesempatan ini dilaksanakan oleh Jurusan Manajemen Zakat dan Wakaf. Kuliah umum ini mengangkat tema “Mewujudkan Profesionalitas Sumber Daya Insani Organisasi Pengelola Zakat (OPZ). Kegiatan ini menghadirkan narasumber ahli dari BAZNAS Pusat, yakni Drs. Irsyadul Halim. Turut hadir pada kegiatan ini yaitu Pimpinan BAZNAS Kabupaten Tanah Datar yang terdiri dari Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan H. M. Abrar, Lc., M.A., Wakil Ketua III Bidang Perencanaan Keuangan dan Pelaporan Drs. Warnelis Watman, S.H., dan Wakil Ketua IV Bidang Administrasi dan Umum Drs. Yusrizal, S.H., Ketua UPZ IAIN Batusangkar Arif Zunzul Maizal, M.Ag., Dekan dan Wakil Dekan, Ketua Jurusan selingkup Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Dosen dan Karyawan, serta mahasiswa dari tiga jurusan diantaranya Jurusan Manajemen Zakat dan Wakaf, Jurusan Manajemen Syariah, dan Jurusan Perbankan Syariah pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.Acara diselenggarakan pada Rabu, 18 April 2018 di Auditorium Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Batusangkar.

Pada kesempatan tersebut, Drs. Irsyadul Halim memaparkan tentang pentingnya Sumber Daya Insani berkualitas pada Organisasi Pengelola Zakat (OPZ). Perusahan atau organisasi yang maju pada dasarnya didukung oleh Sumber Daya Insani (SDI) yang berkualitas.  OPZ yang profesional adalah yang mempunyai sistem manajemen SDI yang baik. SDI yang handal perlu meningkatkan pengetahuan, keterampilan serta kemauan untuk belajar dari kesuksesan orang lain. SDI yang baik adalah yang selalu menggali dan mempraktekkan aspek spiritual. Dalam mengelola zakat, amil hendaknya sebagai leader yang menjadi panutan masyarakat.

“Sarjana-sarjana unggulan dari Jurusan Manajemen Zakat dan Wakaf sangat diperlukan, karena minimnya SDI dalam bidang tersebut.,” ujar Drs. Irsyadul Halim.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Dr. Ulya Atsani, S.H., M.Hum. yang turut hadir pada acara tersebut menyampaikan, bahwa kuliah umum ini merupakan langkah awalkerja sama yang dijalin IAIN Batusangkar dengan BAZNAS. Di mana kerjasama dengan Organisasi PengelolaZakat di Sumatera Barat sudah berjalan dengan baik, seperti BAZNAS kabupaten Tanah Datar dan BAZNAS Propinsi Sumatera Barat. Harapannya, dari kedatangan Anggota BAZNAS Pusat ke FEBI IAIN Batusangkar diharapkan dapat menjalinkerjasama yang baik.

“Atas kehadiran dan dedikasi dari para peserta dan narasumber saya ucapkan terima kasih, dan berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar,” ucap Dr. Ulya Atsani, S.H., M.Hum.

Senada dengan itu, Ketua Jurusan Manajemen Zakat dan Wakaf (MAZAWA), Widi Nopiardo, M.A.menyatakan bahwa acara kuliah umum ini diharapkan meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang profesionalisme Sumber Daya Insani Organisasi Pengelola Zakat (OPZ), sehingga mereka bisa berkontribusi untuk peningkatan kualitas pengelolaan zakat di Indonesia.


“Kegiatan ini juga merupakan bagian dari sosialisasi visi dan misi Jurusan Manajemen Zakat dan Wakaf, Visinya yaitu: Unggul dalam manajemen zakat dan wakaf  berbasis  riset, integratif, interkonektif, berkearifan lokal, dan bereputasi global.Untuk itu pihak Jurusan bersinergi bersama Fakultas melaksanakan misi berupa: Menyelenggarakan pendidikan manajemen zakat dan wakaf yang profesional; Melaksanakan penelitian di bidang ilmu manajemen Zakat dan Wakaf yang integratif dan interkonektif berbasis kearifan lokal; Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang ilmu manajemen Zakat dan Wakaf yang berbasis riset dan kearifan lokal; Menyelenggarakan manajemen jurusan yang berorientasi pada kualitas transparansi dan akuntabilitas; Menjalin kerjasama dalam bidang manajemen zakat dan wakaf yang sinergis dengan lembaga pemerintah dan non pemerintah dalam dan luar negeri.Kita berharap para mahasiswa dapat mengambil manfaatnya sebagai penambah wawasan dan ilmu pengetahuan tentang Sumber Daya Insani Organisasi Pengelola Zakat (OPZ), sehingga menjadi bekal dalam menghadapi tantangan saat ini dan masa depan,” ujar Widi Nopiardo, M.A..

(Kajur Mazawa/Widi Nopiardo)

Jumat, 23 Februari 2018

KULIAH UMUM BERSAMA SEKJEN KEMENAG RI

 
 
Batusangkar, Sekretaris Jendral Kementrian Agama Republik Indonesia  Prof. Dr. H. Nur Syam, M.Si hadir di Kampus IAIN Batusangkar berikan kuliah umum untuk menyonsong semester genap Tahun Ajaran 2017/2018 dengan tema "Eksistensi Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Negeri Dalam Pemberdayaan Masyarakat Islam". Kehadiran beliau disambut baik oleh segenap keluarga besar Institut Agama Islam Negeri Batusangkar. Turut hadir dalam acara ini Kepala wiayah kementrian Agama sumatra Barat, Kepala Kementrian Agama Kab. Tanah Datar, serta seluruh pimpinan IAIN Batusangkar. 

Dalam sambutannya Dr. H. Kasmuri, MA selaku Rektor IAIN Batusangkar secara resmi membuka acara Kuliah umum pada Rabu, 22 februari 2018 dan mengatakan semoga kampus Institut Agama Islam Negeri akan bisa menjadi kampus yang lebih gemilang dengan capaian akreditasi yang lebih baik pada setiap jurusan maupun Fakultas serta Institut itu sendiri. Kasmuri juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Sekjen Kemenag RI yang telah meluangkan waktunya untuk dapat hadir memberikan kuliah umum dihadapan ratusan mahasiswa IAIN Batusangkar serta dosen dan karyawan.

Dalam kesempatannya, Sekretaris Jendral Kementrian Agama RI itu mengapresiasi terhadap perubahan-perubahan dan inovasi yang dilakukan seperti contoh tentang akreditasi yang telah diraih dalam beberapa kurun waktu belakangan ini sudah sangat baik, dan akan menyusul lagi nanti beberapa jurusan yang sedang dalam proses akreditasi, semoga juga dapat memberikan hasil yang baik, imbuhnya. Kemudian beliau juga mengapresiasi kerjasama internal yang sangat baik oleh IAIN Batusangkar. Nur Syam berpesan agar IAIN Batusangkar lakukan kerjasama yang baik setelah internal supaya secara eksternal juga mendapat pengakuan yang baik, maka reputasi di mata masyarakat semakin lama akan semakin optimal. 

Kepada ratusan mahasiswa yang hadir Nur Syam juga menyampaikan bahwa mahasiswa harus memiliki kemampuan analis yang baik terhadap situasi sosial, keagamaan, politik, ekonomi, dll, serta menguasi basis keilmuan yang kita miliki, karena kita akan dilihat orang kalau kita mempunyai kemampuan yang relevan terhadap itu semua.